Kenapa Palestina dan Israel Tak Pernah Damai?


sergapntt.com [Israel] – Israel ibarat cabe rawit. Kecil tapi pedis. Penduduknya sedikit, tapi tak takut mati. Tak hanya pintar, tapi juga cerdas. AS negara adidaya saja disetir bak mobil baru. Mudah dan nyaman.
Sampai kapan pun, Palestina tak akan menang melawan Israel. Apalagi sudah termakan sumpah saat Daud menghabisi Goliat. Konon, sembari maju ke depan barisan pasukannya, Goliat berteriak, hei,,, kamu orang-orang Israel, kirimkan orang terbaikmu untuk melawan aku, jika aku kalah, maka bangsaku akan menjadi budakmu selamanya, dan jika kamu kalah, maka bangsamu akan menjadi budak bangsaku selamanya. Maka majulah Daud, hanya dengan sekali lemparan batu, Goliat langsung terhempas mati mencium tanah.  Sumpah itu kemudian diyakini menjadi petaka bagi Palestina. Karena itulah sebagaian orang Palestina yang cinta damai terus berdoa dan berharap agar kutukan tersebut dapat segera dicabut.
Israel sendiri sebenarnya cinta damai. Tapi karena warga hamas Palestina yang suka usil menebar teror dan meluncurkan roket ke wilayah israel, bangsa Daud itu pun jadi marah. Semut keiinjak aja, balik menggigit, apalagi manusia. Begitulah kira-kira sikap Israel.
Melihat kondisi ini AS disokong PBB menurunkan tim untuk melakukan penelitian sengketa Irael-Palestina. Hasilnya sungguh mencengangkan. Ternyata dari seribu konflik yang dideteksi, 999nya dimulai oleh Palestina. Itu karena sifat iri dan dengki. Iri karena rakyat Israel lebih sejahtera. Dengki karena kematian Goliat yang belum terbalas dan tercatat.
Negara-negara tetangga pun berusaha menjadi juru damai. Namun semua menjadi sia-sia. Karena apa? Karena prilaku palestina yang ekstrim. Bayangkan, warga Israel yang lagi berdoa saja di bom. Tak peduli itu muslim, kristen atau yahudi.
Salah satu negara arab yang aktif prihatin dengan kisruh Palestina-Israel adalah Mesir. Karena itu, berbagai upaya terus dilakukan. Fars News mengutip radio Zionis melaporkan, juru bicara militer rezim Zionis Israel, Yoav Mordecha, Sabtu malam (29/10/11) menegaskan bahwa pihak internasioanal termasuk Mesir berusaha menciptakan perdamaian di sebelah selatan Palestina pendudukan. Namun pada saat yang sama, Jubir militer Zionis tersebut mengatakan, “Militer Israel akan terus melanjutkan aktivitasnya guna menghadapi serangan roket Muqawama Palestina.”
Sebagian sumber Palestina Sabtu malam mengkonfirmasikan bahwa pihak Mesir sebagai penengah telah berhasil dalam lobinya guna terealisasinya gencatan senjata antara Israel dan Palestina. Menurut rencana, gencatan senjata itu dimulai pukul tiga dini hari waktu Baitul Maqdis, Ahad (30/10/11).
Namun, berdasarkan laporan radio Zionis, pukul enam pagi hari ini pihak Mesir menginformasikan kegagalan usahanya kepada Tel Aviv guna melobi Jihad Islam Palestina supaya mematuhi genjatan senjata.
Sejak Sabtu kemarin, rezim Zionis Israel telah memulai serangan udaranya terhadap Palestina. Israel menyerang sebuah tempat pelatihan Brigade Baitul Maqdis cabang militer Gerakan Jihad Islam. Akibat serangan tersebut lima anggota dan seorang panglima Brigade tersebut tewas. Serangan Sabtu malam juga menyebabkan empat anggota lainnya meninggal. (by. dot/IRIB/RA/SL)
About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s