Anggota DPRD TTS Kepergok Selingkuh Dengan Polisi


sergapntt.com, SoE – Tak pernah puas dengan apa yang sudah ada. Itulah tipikal manusia kebanyakan. Termasuk, Yuliana Makandolu, Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kendati telah memiliki suami dan anak yang sudah besar-besar, politisi asal Partai Geridra tersebut masih kesengsem sama pria lain. Pria  yang digaet adalah Briptu. Gede Ardiyasa (25), Anggota Samapta Polres TTS.
Kata warga TTS, hubungan selingkuh Yuliana dan Gede telah berlangsung lama. Ujungnya, Sabtu (3/3) sekitar pukul 10:30 Wita, pasangan yang lagi mabuk asmara ini dipergoki oleh anak kandung Yuliana sedang berduaan di dalam rumah kontrakan milik Gede Ardiyasa di Oefau, tepatnya di RT 02/RW 01 desa Oinlasi Kecamatan Mollo Selatan, TTS.
Tangkap basah ini berawal ketika anak kandung Yuliana mendengar gosip miring tetang perilaku ibunya. Untuk membuktikan apakah ibunya benar-benar tengah menjalin kasih dengan pria lain atau tidak, ia pun mulai melakukan pengintaian. Benar saja, Sabtu itu ia mengikuti ibunya hingga ke kontrakan Gede.
Disana, ia mendapati ibunya tengah berduaan dengan Gede. Sontak saja ia naik pitam. Ia sempat baku bukul dengan polisi yang menjadi selingkuhan ibunya itu. Akibatnya  Gede harus dilarikan ke Ruma Sakit Umum Daerah (RSUD) SoE.

Ironisnya, saat bersamaan, DPRD TTS sedang melaksanakan rapat paripurna dengan agenda penutupan rapat paripurna dalam rangka pembahasan RAPBD tahun 2012.
Sebelum menemui Gede, Yuliana sempat mendatangi gedung DPRD. Namun beberapa saat kemudian, anggota DPRD Komisi C itu meninggalkan Gedung DPRD. Hal ini dibuktikan dengan adanya centangan pada kolom absen atau daftar hadir forum paripurna.

Usai kejadian, Gede terlihat dirawat di salah satu ruang UGD RSUD SoE dengan kawalan ketat anggota intel Polres TTS. Sementara Yuliana Makandolu menjalani pemeriksaan dari sore hingga malam di Unit PPA Mapolres TTS. Polisi pun telah mengambil keterangan dari anak kandung Yuliana Makandolu.

Kapolres TTS, AKBP Agus Hermawan yang ditemui wartawan membenarkan kasus yang melibatkan anak buahnya itu. Menurut Agus, kasus tersebut sedang diproses di Unit Reskrim polres TTS. Kedua okmun tersebut, kata Agus, dikenakan pasal 284 KUHP tentang perzinahan dengan ancaman hukuman maksimal sembilan bulan penjara.

“Benar, dan kasusnya sementara kita proses di Reskrim. Keduanya dijerat pasal perzinahan,” jelas mantan Kabid Propam Polda NTT itu.

Sementara Semmy Nggebu, suami Yuliana  mengaku tidak terima dengan tindak tanduk istrinya dan polisi itu.  Ia bersikukuh akan memproses kasus ini hingga tuntas.

“Saya dan keluarga sudah sepakat untuk diproses hukum. Dan kita sudah serahkan kepada polisi agar diproses secara hukum,” ujar Semy dengan nada kesal. 

by. MOR/JPNN

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s