Samsat NTT Tingkatkan SDM Aparatur


sergapntt.com, KUPANG – Era globalisasi telah memicu peningkatan kesadaran secara global di semua sektor kehidupan masyarakat yang wujudnya dalam bentuk pergeseran cara berpikir dan bertindak sehingga mempengaruhi semua dinamika sektor dan perilaku kehidupan masyarakat. Salah satu pergeseran cara berpikir adalah tuntutan bagaimana menyediakan pelayanan publik bermutu tinggi sesuai dengan nilai-nilai dan kebutuhan masyarakat, yang saat ini kemudian menjadi tema sentral paradigma baru dari pelayanan publik.
            
Demikian sambutan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Frans Lebu Raya, yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi NTT, Drs. Andereas Jehalu, M.Si, pada acara pembukaan Rapat Koordinasi Sistem Administrasi Manunggal di bawah Satu Atap (Samsat) Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT di Hotel Kristal Kupang, Selasa (20/3).
 Gubernur Lebu Raya mengatakan, kondisi obyektif menunjukkan bahwa penyelenggaraan pelayanan publik masih dihadapkan pada sistem pemerintahan yang belum efektif dan efisien serta ketersediaan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur yang belum memadai. Sebagaimana maksud dan tujuan pembentukan Samsat, kata Gubernur adalah dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih berdaya guna dan berhasil guna.
“Oleh karena itu melalui penerapan Samsat online diharapkan menjadi salah satu jawaban dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Provinsi NTT,” tegas Gubernur.
Gubernur menambahkan, dalam Rapat Koordinasi Samsat yang dilaksanakan ini dimaksudkan untuk membahas berbagai permasalahan dan isu-isu strategis yang berhubungan dengan pelaksanaan pelayanan publik.
“Kiranya melalui forum ini kita dapat menemukan alternatif-alternatif pemecahan terhadap permasalahan-permasalahan yang dihadapi sehingga dapat dijadikan sebagai acuan kebijakan bersama dalam mengemban tugas,” kata Gubernur.
Gubernur berharap, pelaksanaan pelayanan publik pada kantor bersama Samsat  selalu terjadi koordinasi internal yang terintegrasi dengan mengacu pada regulasi terkait pada masing-masing kewenangan stake holder.
“Perlu bangun tim kerja yang solid dan memiliki kesamaan visi pelayanan; baik pada tataran organisasi maupun individu pelaksana pelayanan yang semuanya bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan terhadap masyarakat,” ucap Gubernur.
Di tempat yang sama Ketua Panitia Rakor Samsat, Drs. Ec. A. F. Kotten mengatakan, Samsat merupakan wahana kerja sama antara tiga unsur terkait yakni Pemerintah Daerah, Kepolisian Daerah dan Aparat Departemen Keuangan yang dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dibidang Pendaftaran Kendaraan Bermotor, Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor serta Pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Kendaraan Bermotor sekaligus untuk mengamankan penerimaan negara maupun penerimaan daerah.
By. Verry Guru

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s